Simulasi Pintu Garasi Otomatis dengan CX Programmer dan CX Designer


Shalom,
Selamat datang kembali di seza20.blogspot.com! Kali ini saya akan membahas mengenai Pintu Garasi Otomatis (yeay!) Sebenarnya ini tugas Quiz mingguan saya seperti minggu-minggu yang sebelumnya, tapi berkat tugas ini saya jadi sering post hehe...

Berikut adalah ketentuan prinsip kerja dari Pintu Garasi Otomatisnya:

A. Mobil datang mendekat ke garasi

  1. Sensor-1 mendeteksi mobil yang dikenal, pintu bergerak membuka sampai limit switch-1 on, atau sensor-2 berubah dari HIGH menjadi LOW.
  2. Selama Mobil bergerak masuk melewati pintu garasi maka sensor-2 menjadi HIGH, setelah badan mobil masuk seluruhnya ke garasi maka sensor-2 berubah menjadi LOW,
  3. Setelah sensor-2 LOW atau limit switch-1 ON, maka pintu bergerak menutup sampai limit switch-2 on.

B. Mobil mau keluar garasi
  1. Sensor-3 mendeteksi mesin mobil hidup, maka pintu bergerak membuka sampai limit siwtch-1 on, atau sensor-2 berubah dari HIGH menjadi LOW.
  2. Mobil bergerak keluar melewati pintu garasi maka sensor-2 statusnya menjadi HIGH, setelah badan mobil seluruhnya berada diluar garasi maka sensor-2 berubah menjadi LOW.
  3. Setelah sensor-2 LOW atau limit switch-1 on, maka pintu bergerak menutup sampai limit switc-2 on.
Pada rangkaian kali ini kita menggunakan limit switch. Limit switch (saklar pembatas) adalah saklar atau perangkat elektromekanis yang mempunyai tuas aktuator sebagai pengubah posisi kontak terminal (dari Normally Open/ NO ke Close atau sebaliknya dari Normally Close/NC ke Open). Posisi kontak akan berubah ketika tuas aktuator tersebut terdorong atau tertekan oleh suatu objek. Sama halnya dengan saklar pada umumnya, limit switch juga hanya mempunyai 2 kondisi, yaitu menghubungkan atau memutuskan aliran arus listrik. Dengan kata lain hanya mempunyai kondisi ON atau OFF. (http://blog.unnes.ac.id/antosupri/limit-switch-saklar-pembatas/)

Gambar 1. Limit Switch


Gambar 2. Tabel Pengalamatan

Gambar 3. Ladder Diagram



Komentar

Postingan Populer